Prodi Magister Teknik Sipil Unimal Gelar Curriculum Workshop Bersama Pakar dari UGM dan UiTM Malaysia

Prodi Magister Teknik Sipil Unimal Gelar Curriculum Workshop Bersama Pakar dari UGM dan UiTM Malaysia

Lhokseumawe - Program Studi Magister Teknik Sipil Universitas Malikussaleh (Unimal) menyelenggarakan Curriculum Workshop secara daring pada Rabu (13/8/2025). Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari dua perguruan tinggi ternama, yakni Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, sebagai bagian dari upaya penguatan kurikulum program pascasarjana di lingkungan Fakultas Teknik Unimal.

Workshop ini diikuti oleh sejumlah unsur pimpinan program studi. M. Fauzan, S.T., M.T. hadir dalam kapasitasnya sebagai Ketua Jurusan Program Studi Teknik Sipil. Turut bergabung Nura Usrina, S.T., M.T. selaku Ketua Program Studi Teknik Sipil serta Dr. Eng. Zulfhazli, S.T., M.T. selaku Ketua Program Studi Magister Teknik Sipil. Kehadiran ketiga pimpinan tersebut mencerminkan keseriusan program studi dalam melakukan pembaruan kurikulum secara terstruktur.

Tiga narasumber ahli dihadirkan untuk memberikan masukan substantif. Dari UGM, Prof. Ir. Joko Sujono, M.Eng., Ph.D. menjadi representasi akademisi senior dalam bidang teknik sipil di tingkat nasional. Dari Malaysia, dua akademisi UiTM turut ambil bagian, yaitu Ts. Syahrul Fithry Bin Senin serta Ts. Dr. Mohd Fazlan Bin Rozli. Keterlibatan narasumber internasional ini membuka ruang komparasi antara standar kurikulum dalam negeri dengan praktik terbaik yang diterapkan di perguruan tinggi luar negeri.

Dr. Eng. Zulfhazli, S.T., M.T. menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi program studi dalam menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan dunia akademik dan industri saat ini. "Kami ingin memastikan bahwa kurikulum yang kami kembangkan tidak hanya relevan secara lokal, tetapi juga mampu bersaing di tingkat internasional," ujarnya.

Pelaksanaan workshop secara daring melalui platform Zoom dipilih untuk menjangkau keterlibatan narasumber lintas negara tanpa hambatan geografis. Format ini juga memungkinkan dokumentasi dan distribusi materi workshop kepada seluruh peserta melalui tautan yang telah disiapkan panitia, mulai dari handout hingga formulir kehadiran dan sertifikat elektronik.

Curriculum workshop semacam ini merupakan bagian dari siklus evaluasi dan pengembangan kurikulum yang lazim dilakukan oleh program studi di perguruan tinggi, khususnya dalam rangka memenuhi standar akreditasi nasional maupun internasional. Keterlibatan mitra dari luar negeri dalam proses ini menjadi salah satu indikator kemitraan akademik yang tengah dibangun Prodi Magister Teknik Sipil Unimal secara berkelanjutan.

Nura Usrina, S.T., M.T. menambahkan bahwa masukan dari para narasumber akan menjadi bahan kajian lebih lanjut sebelum kurikulum difinalisasi. "Perspektif dari luar sangat membantu kami melihat celah yang mungkin tidak teridentifikasi secara internal," katanya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program pengembangan akademik Prodi Teknik Sipil Unimal yang dalam beberapa waktu terakhir aktif menjalin kerja sama dengan institusi pendidikan tinggi di kawasan Asia Tenggara.