Lhokseumawe — Program Studi Magister Teknik Sipil Universitas Malikussaleh (Unimal) turut berpartisipasi dalam Seminar Nasional bertajuk Inovasi Riset Berbasis Potensi Lokal yang diselenggarakan secara daring pada Kamis (14/7/2022). Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai institusi untuk mendiskusikan pengembangan riset yang berpijak pada kekayaan sumber daya lokal Indonesia.
Seminar yang digelar oleh Fakultas Teknik Unimal ini menghadirkan enam pemateri dari perguruan tinggi terkemuka, instansi pemerintah, dan sektor swasta. Kehadiran para narasumber berlatar belakang lintas disiplin mencerminkan pendekatan kolaboratif yang menjadi ruh kegiatan ini.
Dari kalangan akademisi, seminar menghadirkan Prof. Achmad Benny Mutiara yang mewakili Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM). Guru besar Teknik Mesin dan Industri Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. M. Noer Ilman, turut hadir memberikan perspektif riset berbasis rekayasa material. Prof. Rika Ampuh Hadiguna, guru besar Teknik Industri Universitas Andalas (Unand), memaparkan pendekatan inovasi dari sudut sistem industri. Dr. Muttaqin, dosen Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala, memperkaya diskusi dengan pengalamannya dalam riset infrastruktur berbasis kondisi lokal Aceh.
Unsur pemerintah diwakili oleh Dr. Jarot Rahardjo dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang menyoroti arah kebijakan riset nasional dalam mendorong hilirisasi inovasi berbasis potensi daerah. Sementara dari sektor industri, Dr. Anggi Bayu Ariwibowo dari PT Hutama Karya hadir membawa perspektif penerapan riset di lapangan, khususnya pada proyek-proyek infrastruktur strategis nasional.
Keterlibatan Magister Teknik Sipil Unimal dalam forum ini mencerminkan komitmen program studi terhadap pengembangan riset yang tidak hanya relevan secara akademik tetapi juga menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Aceh, sebagai wilayah dengan kekayaan sumber daya alam dan tantangan kebencanaan yang khas, menyimpan potensi besar sebagai objek kajian ilmu teknik sipil yang berkelanjutan.
"Riset yang baik adalah riset yang tumbuh dari akar lokal, lalu menjawab persoalan yang dihadapi masyarakatnya," ujar salah satu perwakilan Fakultas Teknik Unimal dalam sesi diskusi.
Format daring yang dipilih memungkinkan peserta dari berbagai penjuru Indonesia untuk mengikuti seminar tanpa hambatan geografis. Hal ini sekaligus memperluas jangkauan diseminasi hasil riset yang dipaparkan selama kegiatan berlangsung.
Seminar Nasional ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Fakultas Teknik Unimal dalam membangun ekosistem riset yang produktif dan terhubung dengan jaringan keilmuan nasional. Partisipasi aktif sivitas akademika Unimal diharapkan mendorong lahirnya penelitian-penelitian baru yang berakar pada potensi lokal Aceh dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional.