Jurusan Teknik Sipil Unimal Gelar Seminar Nasional SENASTESIA 2023, Bahas Infrastruktur Ramah Lingkungan untuk Reduksi Bencana

Jurusan Teknik Sipil Unimal Gelar Seminar Nasional SENASTESIA 2023, Bahas Infrastruktur Ramah Lingkungan untuk Reduksi Bencana

LHOKSEUMAWE — Jurusan Teknik Sipil Universitas Malikussaleh (Unimal) menggelar Seminar Nasional Teknik Sipil dan Arsitektur (SENASTESIA) 2023 selama dua hari, Rabu hingga Kamis (8-9/11/2023). Kegiatan yang baru pertama kali diselenggarakan oleh jurusan ini mengangkat tema "Reduksi Dampak Bencana melalui Penerapan Infrastruktur Ramah Lingkungan" dan dilaksanakan secara hybrid di Auditorium Teknik, Kampus Bukit Indah, Unimal yang juga terpusat di GOR ACC Cunda, Kota Lhokseumawe, sekaligus dapat diikuti melalui Zoom Meeting.

Seminar menghadirkan empat keynote speaker dari kalangan akademisi dan praktisi. Keempat narasumber tersebut adalah Prof. Herman Fithra Asean Eng., Guru Besar Bidang Transportasi, Prof. Wesli, Guru Besar Bidang Perencanaan Wilayah dan Kota yang juga merupakan dosen Program Magister Teknik Sipil Unimal, Ar. G Budi Yulianto IAI AA., Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Nasional, serta Indra Syuhada MT., Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah I Aceh yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Nurul Hidayati MT.

Prof. Wesli yang turut menjabat sebagai Ketua Panitia melaporkan total peserta yang mendaftar pada seminar ini mencapai 218 orang. Rinciannya, peserta dari bidang Arsitektur sebanyak 79 orang, Teknik Sipil 138 orang, serta satu orang dari instansi lainnya.

"Peserta yang mempresentasikan naskahnya secara offline dari Teknik Sipil ada 71 orang dan Arsitektur 20 orang. Adapun yang online terdiri dari Teknik Sipil 7 orang, Arsitektur 12 orang, instansi lain 3 orang, dan dari Magister Teknik Sipil 10 presenter," ungkapnya pada hari pertama pelaksanaan, Rabu (8/11/2023).

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa seminar ini juga menerima artikel dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, di antaranya Universitas Syiah Kuala, Universitas Siliwangi, Universitas Kristen Satya Wacana, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Universitas Samudra Langsa, dan Universitas Bina Darma. "Seminar Nasional ini merupakan acara perdana dan semoga dapat berlangsung di tahun-tahun berikutnya," tambahnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Unimal, Dr. Muhammad Daud, menyatakan bahwa penyelenggaraan SENASTESIA menjadi penanda dimulainya tradisi akademik yang bermakna di lingkungan Jurusan Teknik Sipil. Ia menegaskan bahwa seminar ilmiah merupakan salah satu dari tiga media utama penyebaran ilmu pengetahuan di dunia akademik.

"Dalam dunia akademik ada tiga media sharing ilmu atau media publikasi utama yaitu buku, jurnal, dan seminar ilmiah. Alhamdulillah, tahun ini Jurusan Teknik Sipil memulai seminar nasional ilmiah," jelasnya. Ia berharap forum ini dapat menjadi wadah berbagi hasil penelitian, studi literatur, dan telaah keilmuan guna meningkatkan kapasitas ilmu pengetahuan, khususnya di Universitas Malikussaleh.

Dr. Muhammad Daud juga mengingatkan bahwa Fakultas Teknik sebelumnya telah menjalankan tradisi serupa melalui Seminar Nasional Teknologi Industri (SNTI) dan Seminar Nasional Teknik Kimia (SNTK). "Mudah-mudahan tradisi keilmuan ini dapat dilaksanakan oleh jurusan-jurusan lain untuk memulai membudayakan pelaksanaan seminar ilmiah, baik nasional maupun internasional," ujarnya.

SENASTESIA 2023 menjadi forum strategis bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk saling bertukar gagasan di tengah tantangan kebencanaan yang kerap melanda Indonesia. Kehadiran narasumber dari unsur pemerintah, asosiasi profesi, dan perguruan tinggi mencerminkan pendekatan lintas sektor dalam menjawab persoalan infrastruktur berkelanjutan.