Lhokseumawe — Balai Jasa Konstruksi Wilayah (BJKW) Aceh I menggandeng Jurusan Teknik Sipil Universitas Malikussaleh (Unimal) dalam kegiatan sertifikasi sumber daya manusia (SDM) bidang konstruksi. Kegiatan ini diselenggarakan di Auditorium Teknik, Kampus Bukit Indah, Unimal, Rabu (25/6/2025), sebagai upaya meningkatkan kompetensi tenaga kerja konstruksi di Aceh.
Sertifikasi SDM konstruksi merupakan bagian dari program nasional untuk mendorong profesionalisme tenaga kerja di sektor jasa konstruksi. Kolaborasi antara lembaga pemerintah dan perguruan tinggi ini dinilai strategis dalam memperluas jangkauan sertifikasi, khususnya bagi mahasiswa dan praktisi yang berdomisili di wilayah Aceh bagian utara dan timur.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Teknik Universitas Malikussaleh. Dalam sambutannya, Dr. Muhammad Daud, S.T., M.T. menegaskan pentingnya sertifikasi sebagai bekal nyata bagi lulusan sebelum memasuki dunia kerja. "Sertifikasi bukan sekadar dokumen formal. Ini adalah bukti bahwa seseorang memiliki kompetensi yang terstandar dan siap bersaing di industri konstruksi," ujarnya.
Acara turut dihadiri oleh perwakilan BJKW I Banda Aceh serta sejumlah dosen Jurusan Teknik Sipil Unimal, di antaranya M. Fauzan, S.T., M.T., Nura Usrina, S.T., M.T., dan Dr. Eng. Zulfhazli, S.T., M.T. Kehadiran para dosen dalam kegiatan ini mencerminkan keterlibatan aktif institusi akademik dalam mendukung ekosistem sertifikasi ketenagakerjaan konstruksi di daerah.
BJKW Aceh I sebagai unit pelaksana teknis di bawah Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR memiliki mandat untuk membina dan mengembangkan kompetensi tenaga kerja konstruksi di wilayah Aceh. Kemitraan dengan perguruan tinggi seperti Unimal dinilai menjadi salah satu pendekatan efektif untuk menjangkau calon tenaga kerja konstruksi sejak dini.
Kegiatan sertifikasi ini mencakup uji kompetensi yang mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang konstruksi. Peserta yang dinyatakan kompeten akan memperoleh sertifikat resmi yang diakui secara nasional dan menjadi syarat wajib dalam pengerjaan proyek-proyek konstruksi pemerintah maupun swasta.
Jurusan Teknik Sipil Unimal selama ini dikenal aktif menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga pemerintah maupun industri dalam rangka memperkuat relevansi kurikulum dan meningkatkan daya saing lulusannya. Kegiatan sertifikasi bersama BJKW Aceh I menjadi salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak tenaga kerja konstruksi asal Aceh yang memiliki sertifikasi kompetensi resmi. Hal itu sejalan dengan target pemerintah dalam meningkatkan rasio tenaga kerja konstruksi bersertifikat secara nasional, sekaligus mendukung pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan di Provinsi Aceh.