BJKW I dan Jurusan Teknik Sipil Unimal Gelar Sertifikasi Kompetensi SDM Bidang Konstruksi

BJKW I dan Jurusan Teknik Sipil Unimal Gelar Sertifikasi Kompetensi SDM Bidang Konstruksi

Lhokseumawe – Balai Jasa Konstruksi Wilayah (BJKW) I Aceh bekerja sama dengan Jurusan Teknik Sipil Universitas Malikussaleh (Unimal) menyelenggarakan kegiatan Pembekalan dan Uji Sertifikasi Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Vokasional Bidang Konstruksi. Kegiatan berlangsung selama dua hari, yakni pada 7-8 Mei 2024, bertempat di Bale Reusam, Kampus Bukit Indah, Unimal, Lhokseumawe.

Program ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam memperkuat kualitas tenaga kerja konstruksi di Indonesia, khususnya di wilayah Aceh. Sebanyak 100 mahasiswa fresh graduate dari Program Studi Teknik Sipil dan Arsitektur Jurusan Teknik Sipil Unimal turut ambil bagian sebagai peserta. Mereka mengikuti uji sertifikasi pada jenjang Level 6 untuk empat jabatan kerja, yaitu Manajer Lapangan Pelaksanaan Pekerjaan Gedung, Supervisor Perawatan Gedung Bertingkat Utama, Pengawas Pekerjaan Struktur Bangunan Gedung Utama, dan Surveyor Rekayasa.

Kegiatan dibuka secara resmi dengan sambutan oleh Frans Hardie Siswoyo, S.E., M.Ak., selaku Kepala Subbagian Umum dan Tata Usaha BJKW I Aceh. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sertifikasi sebagai bukti pengakuan kompetensi tenaga konstruksi secara nasional. Turut hadir dalam acara pembukaan, Plt. Asisten I Pemerintah Kabupaten Aceh Utara Dr. Fauzan, S.STP., M.P.A., serta Dekan Fakultas Teknik Unimal Dr. Muhammad Daud, S.T., M.T.

"Persaingan dan permintaan SDM di bidang konstruksi terus meningkat seiring bertambahnya proyek-proyek infrastruktur di Indonesia dan Aceh. Sertifikasi ini menjadi bekal penting bagi lulusan agar siap bersaing di dunia kerja," ujar Frans Hardie Siswoyo dalam sambutannya.

Sesi pembekalan diisi oleh tiga instruktur berkompeten  Dr. Juliansyah Harahap, M.Sc., Yovi Candra, S.T., M.T., dan Dr. Hamzani, S.T., M.T. yang merupakan dosen Magister Teknik Sipil Unimal. Materi pembekalan mencakup aspek teknis dan manajerial yang relevan dengan masing-masing jabatan kerja yang diujikan. Proses uji sertifikasi sendiri dilaksanakan oleh Asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang telah mendapatkan lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Dekan Fakultas Teknik Unimal Dr. Muhammad Daud, S.T., M.T., menyatakan bahwa kegiatan ini selaras dengan komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas lulusan. "Kerja sama ini bukan hanya menjawab kebutuhan industri, tetapi juga menjadi bagian dari pemenuhan Indikator Kinerja Utama pertama kami, yakni kompetensi lulusan," ungkapnya.

Kegiatan sertifikasi ini juga merupakan realisasi dari Capaian Indeks Kinerja Utama (IKU) 1 Kompetensi Lulusan, yang mendorong perguruan tinggi untuk memastikan mahasiswanya memiliki sertifikat kompetensi yang diakui sebelum terjun ke dunia profesional. Dengan meningkatnya volume proyek konstruksi di Aceh dalam beberapa tahun terakhir, ketersediaan tenaga kerja bersertifikat dinilai menjadi kebutuhan yang kian mendesak di sektor ini.

Plt. Asisten I Aceh Utara Dr. Fauzan, S.STP., M.P.A., turut mengapresiasi sinergi antara lembaga pemerintah dan perguruan tinggi yang diwujudkan melalui kegiatan ini. Ia berharap program serupa dapat terus dilanjutkan dan diperluas cakupannya agar semakin banyak lulusan teknik di Aceh yang memiliki sertifikasi kompetensi resmi. Keberhasilan kolaborasi ini diharapkan menjadi model kemitraan strategis antara instansi pemerintah dan akademisi dalam mencetak SDM konstruksi yang unggul dan berdaya saing tinggi.