Mahasiswa Teknik Sipil Kunjungi Waduk Keureuto dan Kuliah Lapangan ke Bendungan Peusangan

Mahasiswa Teknik Sipil Kunjungi Waduk Keureuto dan Kuliah Lapangan ke Bendungan Peusangan

Aceh Utara – Untuk mendukung upaya pembelajaran mata kuliah Pengendalian Banjir dan mata kuliah Bangunan Air, mahasiswa Jurusan Teknik Sipil dan Magister Teknik Sipil Universitas Malikussaleh melakukan kunjungan ke Waduk Keureuto sekaligus kuliah lapangan ke Bendungan Peusangan. Kegiatan ini berlangsung di Desa Pantee, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (25/6/2022).

Kunjungan ke Waduk Keureuto merupakan bagian dari mata kuliah Pengendalian Banjir yang diasuh oleh Fasdarsyah MT, T. Mudi Hafli MT, Lis Ayu Widari MT, dan Fadhliani M.Eng. Rombongan mahasiswa dan dosen diterima langsung oleh PPK Balai Wilayah Sungai Sumatera 1 (BWS1), Variadi M.Eng, beserta tim proyek di lokasi pembangunan waduk.

Selama kunjungan, mahasiswa memanfaatkan kesempatan untuk berdiskusi dan tanya jawab terkait keseluruhan kegiatan proyek. Bahasan mencakup proses pengerjaan konstruksi bendung, bangunan pelengkap, hingga manajemen proyek secara menyeluruh.

"Mahasiswa mendapatkan pengalaman lapangan yang secara langsung mendukung kegiatan perkuliahan," ujar dosen pendamping Fasdarsyah MT.

Dosen pendamping lainnya, Fadhliani M.Eng, menjelaskan bahwa kunjungan ini membuka wawasan mahasiswa terkait fungsi Waduk Keureuto yang bersifat multifungsi. Salah satu fungsi utamanya adalah mereduksi debit banjir hingga 30 persen saat waduk beroperasi kelak. "Menurut penjelasan dari pihak proyek, waduk ini juga ditargetkan dapat menjadi tampungan air untuk PLTA, air baku, serta intensifikasi irigasi Alue Ubay dan Pasee Kanan," jelas Fadhliani.

Selain kegiatan kunjungan, enam mahasiswa Teknik Sipil turut mendapat kesempatan melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama dua bulan di Proyek Waduk Keureuto. Pihak proyek juga menyatakan bahwa kesempatan PKL masih terbuka bagi mahasiswa dari Jurusan Teknik Sipil maupun jurusan teknik lainnya. Tercatat pula belasan alumni Teknik Sipil Universitas Malikussaleh yang saat ini bekerja di proyek tersebut.

Pada hari berikutnya, Minggu (26/6/2022), kegiatan dilanjutkan dengan kuliah lapangan ke Bendungan Peusangan di Kilometer 10 Kabupaten Juli, Bireuen. Kegiatan ini diikuti sekitar 230 mahasiswa dari enam kelas mata kuliah Bangunan Air. Mahasiswa mengikuti tur kompleks bangunan bendungan mulai dari bangunan utama hingga saluran primer, didampingi oleh para dosen pengasuh mata kuliah.

Dari wawancara dengan petugas penjaga pintu air, Tgk. Sayuti, diketahui bahwa saat kunjungan berlangsung sedang memasuki masa panen sehingga tidak ada pengambilan air. Kondisi tersebut justru memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengamati keseluruhan bentuk konstruksi bangunan secara lebih detail, terutama pada bagian dasarnya.

Kegiatan ini juga diikuti oleh Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Ikhsan Maulana beserta mahasiswa bidang Hidroteknik. Rangkaian kuliah lapangan diakhiri dengan peninjauan di puncak lokasi waduk.