Fakultas Teknik Unimal Inisiasi Kolaborasi Penelitian dengan Dua Universitas di Singapura

Fakultas Teknik Unimal Inisiasi Kolaborasi Penelitian dengan Dua Universitas di Singapura

SINGAPURA — Fakultas Teknik Universitas Malikussaleh (Unimal) melakukan kunjungan resmi ke dua perguruan tinggi terkemuka di Singapura, yakni National University of Singapore (NUS) dan Singapore Institute of Technology (SIT). Pertemuan berlangsung selama tiga hari, pada 8-10 Juli 2024, dengan agenda utama membangun fondasi kolaborasi penelitian bertaraf internasional.

Delegasi Fakultas Teknik Unimal dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Teknik Dr. Muhammad Daud, S.T., M.T. Turut hadir dalam kunjungan tersebut Sekretaris Jurusan Teknik Sipil Cut Azmah Fithri, S.T., M.T.; Ketua Program Studi Arsitektur Hendra, AST, M.T.; Ketua Program Studi Teknik Sipil Nura Usrina, S.T., M.T.; serta Ketua Program Studi Magister Teknik Sipil Dr. Eng. Zulfhazli, S.T., M.T. Tiga dosen Program Studi Arsitektur turut memperkuat delegasi, yaitu Dr. Atthaillah, S.T., MArch; Dr. Eng. Muhammad Iqbal, S.T., MSc; dan Dr. Rinaldi Mirsa, S.T., M.T.

Pertemuan dengan pihak NUS dihadiri oleh Prof. Dr. Johannes Widodo selaku Director of the Tun Tan Cheng Lock Centre for Asian Architectural and Urban Heritage, serta Dr. Sicheng James Zhan yang mewakili Dr. Adrian Chong dari Integrated Data Energy Analysis and Simulation Laboratory (IDEAS Lab). Sementara dari SIT, hadir Prof. Dr. Chien Szu Cheng dan Dr. Swapnil Dubey dari Sustainability Education Committee.

Diskusi berfokus pada eksplorasi peluang kerja sama di bidang penelitian, publikasi ilmiah bersama, pertukaran mahasiswa, serta program mobilitas dosen antarlembaga. Muhammad Daud menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi akademik Unimal di kancah internasional.

"Kami membahas upaya kolaboratif dalam penelitian dan publikasi. Kedua belah pihak menyatakan komitmen untuk bekerja sama dalam pengembangan riset yang sedang berlangsung demi memajukan kapasitas civitas akademik," ujar Muhammad Daud.

Di sesi pertemuan dengan IDEAS Lab NUS, Dr. James membuka ruang diskusi seputar riset living lab bertajuk "An Incremental Approach Cooling with Mixed Mode Ventilation" yang tengah dikembangkan di laboratorium tersebut. Delegasi Unimal merespons dengan memaparkan topik riset yang berpotensi dikolaborasikan, termasuk penerapan desain pasif melalui innovative hybrid cooling system untuk hunian warga. Dr. Eng. Muhammad Iqbal selaku perwakilan tim menyebutkan bahwa pendekatan tersebut diarahkan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.

Prof. Dr. Johannes Widodo menyambut positif inisiatif Unimal dan mendorong kedua institusi untuk memaksimalkan potensi masing-masing dalam agenda riset bersama.

"Unimal dan NUS dapat berkolaborasi dalam memajukan riset dengan memaksimalkan potensi yang terdapat pada masing-masing institusi. Kita juga dapat saling berpartisipasi dalam pelaksanaan conference, menjadi reviewer jurnal, dan berbagai kegiatan akademik lainnya," kata Johannes Widodo.

Dari pihak SIT, Prof. Dr. Chien Szu Cheng dan Dr. Swapnil Dubey turut mengapresiasi langkah Unimal dalam membangun kemitraan dengan institusi mereka. Tahap awal kolaborasi disepakati akan dimulai melalui kegiatan penelitian bersama dan penerbitan publikasi ilmiah, yang diyakini mampu membuka peluang kerja sama lebih luas ke depannya.

Kunjungan ini mencerminkan komitmen Fakultas Teknik Unimal dalam memperluas jaringan akademik lintas negara. Keterlibatan delapan unsur pimpinan dan dosen sekaligus menunjukkan keseriusan institusi dalam meletakkan dasar kemitraan yang konkret dan berkelanjutan bersama dua universitas unggulan Asia Tenggara.