Dosen Fakultas Teknik Unimal Berpartisipasi Di Internasional Studio Critic

Dosen Fakultas Teknik Unimal Berpartisipasi Di Internasional Studio Critic

SINGAPURA — Delapan dosen Fakultas Teknik Universitas Malikussaleh (Unimal) menghadiri undangan Event Architecture Festival (AkiVal) 2024 di School of Design and Environment, National University of Singapore (NUS), Sabtu (20/07/24). Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya Unimal memperluas jaringan akademik internasional di bidang arsitektur dan teknik sipil.

AkiVal merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh mahasiswa School of Design and Environment NUS. Kegiatan ini dirancang untuk menampilkan karya terbaik mahasiswa dari setiap angkatan dalam satu tahun akademik, sekaligus membuka ruang diskusi antara mahasiswa dan akademisi dari berbagai institusi.

Delegasi Fakultas Teknik Unimal yang hadir terdiri dari Dekan Fakultas Teknik Dr. Muhammad Daud, S.T., M.T., Sekretaris Jurusan Teknik Sipil Cut Azmah Fithri, S.T., M.T., Ketua Program Studi Arsitektur Hendra, AST, M.T., Ketua Program Studi Teknik Sipil Nura Usrina, S.T., M.T., dan Ketua Program Studi Magister Teknik Sipil Dr. Eng. Zulfhazli, S.T., M.T. Turut hadir pula tiga dosen Program Studi Arsitektur yakni Dr. Atthaillah, S.T., MArch, Dr. Eng. Muhammad Iqbal, S.T., MSc, dan Dr. Rinaldi Mirsa, S.T., M.T.

Dalam kegiatan tersebut, para dosen Unimal menjalankan peran sebagai studio critic pada sejumlah kelompok mahasiswa NUS. Proses ini mencakup pengujian konsep, ide bentuk, penggunaan material, teknologi, serta simulasi penerapannya. Masukan dan kritik disampaikan melalui sharing session yang didampingi oleh Director of The Tun Tan Cheng Lock Centre for Asian Architectural and Urban Heritage, Departemen Arsitektur NUS, Prof. Dr. Johannes Widodo.

"Dalam kegiatan tersebut, dosen Unimal bebas melakukan pengamatan secara rinci dan teliti terhadap karya mahasiswa dengan tujuan untuk membedah, menginterpretasikan, mendeskripsikan dan menilai suatu karya arsitektur mahasiswa, serta memberikan masukan dan saran terhadap mahasiswa yang menampilkan karyanya," terang Prof. Johannes.

Selain kegiatan studio critic, pertemuan tersebut juga membahas kemungkinan pertukaran pelajar antara kedua institusi. Prof. Johannes menyatakan bahwa kolaborasi akademik antar mahasiswa sangat memungkinkan untuk diwujudkan dalam waktu dekat.

"Sharing antara mahasiswa sangat memungkinkan untuk dilakukan. Jika ingin dilakukan dalam waktu dekat, dapat dilaksanakan secara daring melalui Zoom," lanjut Prof. Johannes.

Dekan Fakultas Teknik Unimal Dr. Muhammad Daud menyampaikan bahwa kunjungan ini memberi inspirasi langsung bagi pengembangan kegiatan kemahasiswaan di Unimal. Ia menyebut pihaknya tengah mempersiapkan agenda bertajuk Engineering Festival yang dirancang melampaui format perlombaan konvensional.

"Harapannya dalam kegiatan tersebut kita dapat mengusung konsep serupa yang dilakukan mahasiswa NUS, di mana Engineering Festival yang diselenggarakan tidak hanya berfokus pada perlombaan saja, namun juga merupakan event rutin yang digelar untuk menampung kreativitas mahasiswa dalam berbagai bidang guna mengembangkan karakter mahasiswa yang pada akhirnya mampu meningkatkan kualitas pendidikan," ujar Daud.

Dari sisi mahasiswa NUS, Charchiew salah satu penyelenggara kegiatan menjelaskan bahwa AkiVal merupakan momen project tahunan yang melibatkan banyak mahasiswa dan partisipasi dosen pengampu mata kuliah secara aktif. Sementara itu, Kelvin, mahasiswa NUS yang karyanya terpilih sebagai salah satu yang terbaik, turut berbagi pengalamannya.

"Dosen kami memberikan tema untuk ide, kemudian kami bebas memilih salah satu tema untuk diinterpretasikan dalam sebuah karya. Saya menghabiskan satu semester untuk mengerjakan project ini, dan saya sangat bangga terpilih sebagai salah satu yang terbaik. Karya ini sangat berharga bagi saya, bahkan saya tidak akan menjualnya meskipun ada yang menghargai dengan nilai yang tinggi," ujar Kelvin.

Partisipasi Fakultas Teknik Unimal dalam AkiVal 2024 menandai langkah konkret institusi dalam membangun keterlibatan akademik di tingkat internasional, khususnya di bidang arsitektur dan rekayasa teknik.