SONGKHLA, Thailand — Mahasiswa dan dosen Jurusan Teknik Sipil Universitas Malikussaleh (Unimal) melaksanakan kunjungan edukatif ke Songkhla Folklore Museum di Songkhla, Thailand, pada Senin, 16 Desember 2024. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program mobilitas internasional yang tengah dijalani oleh sejumlah mahasiswa Unimal di negeri Gajah Putih tersebut.
Rombongan yang hadir merupakan perwakilan mahasiswa dari berbagai program studi di Unimal, termasuk mahasiswa Prodi Magister Teknik Sipil yang sedang mengikuti program Student Mobility di Thailand. Dua dosen pendamping turut hadir mendampingi kegiatan, yakni Nura Usrina, S.T., M.T. dan Nanda Savira Ersa, S.T., M.T.
Songkhla Folklore Museum merupakan salah satu museum warisan budaya yang menyimpan koleksi benda-benda bersejarah serta artefak tradisional khas Provinsi Songkhla dan kawasan Thailand Selatan. Museum ini dikenal sebagai pusat dokumentasi budaya masyarakat lokal yang telah beroperasi selama puluhan tahun. Para peserta mendapat kesempatan menelusuri berbagai koleksi mulai dari peralatan kehidupan sehari-hari, tekstil tradisional, hingga dokumentasi arsitektur vernakular setempat yang relevan dengan kajian ilmu teknik sipil dan lingkungan binaan.
Kunjungan berlangsung secara terstruktur. Rombongan disambut oleh pengelola museum dan diarahkan untuk mengikuti tur keliling area pameran secara berkelompok. Interaksi langsung dengan koleksi museum memungkinkan peserta memahami konteks sosial dan budaya yang melatarbelakangi perkembangan infrastruktur serta permukiman tradisional di wilayah Thailand Selatan.
Dosen pendamping Nura Usrina, S.T., M.T. menyampaikan bahwa kunjungan ini memiliki nilai strategis bagi pengembangan wawasan mahasiswa di luar konteks akademik formal.
"Melalui kunjungan ke museum seperti ini, mahasiswa tidak hanya belajar tentang budaya Thailand, tetapi juga memahami bagaimana masyarakat di sini membangun identitas dan lingkungannya dari masa ke masa. Ini sangat relevan dengan bidang studi yang kami tekuni," ujar Nura Usrina.
Sementara itu, dosen pendamping Nanda Savira Ersa, S.T., M.T. menekankan pentingnya pengalaman internasional sebagai bekal tambahan bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan global di bidang teknik sipil.
"Program mobility ini membuka perspektif baru bagi mahasiswa. Mereka melihat langsung bagaimana negara lain menjaga dan mendokumentasikan warisan fisik dan budayanya, yang seharusnya menjadi inspirasi bagi kita dalam mengelola warisan serupa di Indonesia," kata Nanda Savira Ersa.
Program Student Mobility yang diikuti mahasiswa Unimal di Thailand merupakan salah satu upaya institusi dalam mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berinteraksi dengan lingkungan akademik dan sosial-budaya di luar negeri secara langsung. Selain kunjungan ke Songkhla Folklore Museum, rangkaian kegiatan selama program berlangsung juga mencakup kegiatan akademik di institusi mitra di Thailand.
Kehadiran mahasiswa dan dosen Teknik Sipil Unimal di forum internasional ini mencerminkan komitmen program studi dalam memperluas jaringan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pengalaman lintas batas. Kunjungan ke Songkhla Folklore Museum menjadi salah satu momen yang diharapkan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta sebagai bagian dari perjalanan akademik mereka.