Thailand — Delegasi dari Universitas Malikussaleh (Unimal) mengikuti kegiatan Studi Mobility dan Seminar Sustainable Program yang diselenggarakan di kampus Prince of Songkla University (PSU), Songkhla, Thailand, pada Jumat, 13 Desember 2024. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pengembangan kapasitas akademik melalui kolaborasi internasional antara dua perguruan tinggi.
Delegasi Unimal terdiri dari sejumlah dosen Fakultas Teknik dan perwakilan mahasiswa, termasuk dari Program Studi Magister Teknik Sipil yang sedang menjalani program mobility di Thailand. Dari unsur dosen, hadir Guru Besar Teknik Sipil Prof. Dr. Ir. H. Herman Fithra, S.T., M.T, IPM, ASEAN.Eng, bersama Dr. Ing. Sofyan, S.T, M.T, Nura Usrina, S.T., M.T, serta Nanda Savira Ersa, S.T., M.T.
Kegiatan ini dirancang untuk mempertemukan civitas akademika dari kedua institusi dalam forum diskusi bertema keberlanjutan. Topik pembahasan dalam seminar mencakup isu-isu strategis di bidang rekayasa sipil, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur berkelanjutan dan tantangan lingkungan yang dihadapi negara-negara berkembang di kawasan Asia Tenggara.
Prof. Dr. Ir. H. Herman Fithra menyampaikan bahwa keterlibatan dalam forum internasional seperti ini memberi manfaat langsung bagi pengembangan keilmuan di Unimal. "Program seperti ini memberikan ruang bagi dosen dan mahasiswa kita untuk bertukar gagasan dengan akademisi dari institusi bereputasi di kawasan ASEAN. Ini bukan sekadar kunjungan, tetapi bagian dari strategi internasionalisasi yang kami dorong secara konsisten," ujarnya.
Selain agenda seminar, program ini juga membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal langsung ekosistem akademik PSU. Mahasiswa Magister Teknik Sipil Unimal yang tengah menjalani program mobility mendapat pengalaman mengikuti perkuliahan dan diskusi akademik bersama mahasiswa serta dosen PSU. Interaksi lintas budaya dan lintas institusi ini dinilai memperkaya wawasan mereka dalam memahami praktik rekayasa sipil di konteks yang lebih luas.
PSU merupakan salah satu universitas riset terkemuka di Thailand Selatan yang dikenal memiliki program teknik dan sains yang kuat. Kerja sama Unimal dengan PSU menjadi salah satu jembatan penting bagi sivitas akademika di Aceh untuk mengakses jaringan akademik internasional, khususnya di lingkup ASEAN.
Nura Usrina, S.T., M.T, salah satu dosen yang turut hadir, menyebutkan bahwa pengalaman langsung di lingkungan akademik internasional menjadi bagian tak tergantikan dari proses pembelajaran. "Mahasiswa kita perlu melihat bagaimana riset dan praktik teknik sipil dikerjakan di luar negeri. Perspektif itu yang kemudian mereka bawa pulang dan terapkan di sini," katanya.
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Unimal dalam meningkatkan rekognisi internasional dan mendorong mobilitas akademik, baik bagi dosen maupun mahasiswa. Program studi mobility yang telah berjalan menjadi salah satu indikator kemajuan dalam peta jalan internasionalisasi Unimal yang terus diperluas ke berbagai mitra perguruan tinggi di Asia Tenggara.